Jurnal Bebasan
Vol 2 No 2 (2015)

GURU DAN PENGACARA DALAM CERPEN “GURU” DAN “PERADILAN RAKYAT” KARYA PUTU WIJAYA: ANALISIS MORAL

NURWENI SAPTAWURYANDARI (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 May 2022

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai moral diungkapkan dalam cerpen “Guru” dan “Pengadilan Rakyat” karya Putu Wijaya. Selain itu, juga untuk mengetahui nilai moral apa saja yang diungkapkan dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang memaparkan tulisan berdasarkan isi karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen “Guru” dan “Peradilan Rakyat”, terdapat nilai-nilai moral yang diungkapkan melalui sikap, watak, dan perbuatan para tokoh. Melalui cerpen “Guru”, Putu Wijaya menggambarkan bagaimana kegigihan dan keteguhan tokoh Taksu untuk menjadi guru. Meskipun cita-citanya menjadi guru ditentang oleh ayah dan ibunya, Taksu tetap gigih dan konsekuen. Cerpen “Peradilan Rakyat” jugamenggambarkan kegigihan dan konsekuennya tokoh pengacara muda dengan profesionalisme sebagai pengacara.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

home

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Bébasan (2721-4362 and 2406-7466) is a linguistic and literary scientific journal managed by Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). This journal is a cross-disciplinary publication for researchers from ...