Jurnal Bebasan
Vol 9 No 1 (2022)

MAKNA UNGKAPAN DALAM KLASIFIKASI ANGGOTA TUBUH, “MATA DAN HATI” DALAM BAHASA PAMONA DI KABUPATEN POSO, SULAWESI TENGAH

Tamrin (Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Sulawesi Tengah)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2022

Abstract

Etnik Pamona di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, merupakan sebuah etnik yang masih kuat memegang teguh nilai-nilai budaya dalam sebuah ungkapan sebagai penguat jati diri dalam memegang teguh kearifan lokal setempat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi dan makna yang terkandung dalam ungkapan tradisional klasifikasi anggota tubuh,”mata dan hati,” dalam bahasa Pamona di Kabupaten Poso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap dan kepercayaan individual dan kelompok. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan klasifikasi tubuh bagian “mata dan hati”. Hasil menggambarkan bahwa fungsi ungkapan pada klasifikasi mata dan hati berfungsi sebagai panduan dan sebagai pemberi motivasi terhadap dukungan pemberlakuan kearifan lokal. Adapun makna ungkapan klasifikasi mata dan hati dalam bahasa Pamona adalah bahwa setiap tindakan harus berpegang teguh pada nilai norma dan adat kebiasaan secara turun temurun, selain itu, juga bermakna menasihati, memotifasi, mengingatkan, menyadarkan, dan menyemangati. Contoh dalam bahasa Pamona mata ntau “rendah hati’ bermakna apa yang telah dipertimbangkan secara matang itulah keputusannya, rado raya “tenang pikiran” bermakna tetap pada pendirian dan mempunyai batin yang tenang.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

home

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Bébasan (2721-4362 and 2406-7466) is a linguistic and literary scientific journal managed by Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). This journal is a cross-disciplinary publication for researchers from ...