Penderita stroke non hemoragik memerlukan penanganan baik untuk mencegah kecacatan fisik dan mental. Apabila pasien tidak mendapatkan penanganan yang maksimal akan terjadi kecacatan atau kelemahan fisik. Penderita stroke non hemoragik yang mengalami penurunan kekuatan otot akan diberikan terapi untuk meningkatkan kekuatan ototnya. Terapi yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot pada penderita stroke non hemoragic adalah pemberian balance exercise. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh balance exercise terhadap kekuatan otot lansia dengan stroke non hemoragik. Pada penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen two group design dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 14 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh balance exercise terhadap kekuatan otot lansia dengan stroke non hemoragik.
Copyrights © 2024