Program Gizi Seimbang di Nagari Labuah, Kec. Lima Kaum, dilaksanakan untuk mencegah stunting yang merupakan masalah serius bagi perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan dan tantangan yang dihadapi dalam program tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumen dari pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program ini telah dilaksanakan dengan baik, tantangan seperti distribusi yang tidak merata, keterbatasan sumber daya, dan pengetahuan orang tua yang bervariasi menghambat efektivitas program. Kesimpulannya, untuk meningkatkan efektivitas program gizi seimbang, perlu dilakukan peningkatan kapasitas kader posyandu dan penyuluhan yang lebih intensif bagi orang tua.
Copyrights © 2025