Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi program pembangunan Sapta Pesona di Masjid Raya Bandung. Masjid Raya Bandung dipilih sebagai objek penelitian karena peran strategisnya sebagai landmark dan pusat aktivitas keagamaan dan budaya di kota Bandung. Metode yang dilakukan penulis adalah observasi melalui pengamatan langsung ke Masjid Raya Bandung. Pendekatan yang dilakukan oleh penulis adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur atau literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Sapta Pesona di Masjid Raya Bandung telah menghasilkan berbagai perubahan positif dalam hal peningkatan fasilitas fisik, pengelolaan alam sekitar, penguatan budaya lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk dalam hal mempertahankan keaslian budaya dan nilai-nilai keagamaan dalam konteks pariwisata yang semakin komersialisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur tentang pengembangan destinasi pariwisata berbasis budaya dan keagamaan di Indonesia, khususnya dalam konteks implementasi konsep Sapta Pesona. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya mempertahankan keseimbangan antara pengembangan infrastruktur pariwisata dengan keberlanjutan budaya dan nilai-nilai spiritual dalam pengelolaan masjid sebagai destinasi pariwisata.
Copyrights © 2024