Penanganan bencana alam menuntut adanya koordinasi pemerintahan yang efektif agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Dalam konteks bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Dinas Sosial memiliki peran strategis sebagai koordinator utama dalam pengelolaan dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak. Koordinasi, baik secara vertikal maupun horizontal, menjadi faktor kunci dalam memastikan sinergi antarlevel pemerintahan dan antarinstansi terkait. Secara teoretis, koordinasi vertikal memungkinkan keterpaduan kebijakan, pelaporan, dan pengambilan keputusan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sementara koordinasi horizontal memperkuat kerja sama lintas sektor dalam situasi darurat. Penelitian ini membahas peran Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur dalam menjalankan fungsi koordinasi tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa koordinasi vertikal dan horizontal yang berjalan efektif mampu meningkatkan ketertiban distribusi bantuan, mempercepat respons penanganan bencana, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi pemerintahan bukan sekadar mekanisme administratif, melainkan elemen strategis yang menentukan keberhasilan penanganan bencana secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026