Genosida tidak seharusnya dilakukan oleh negara manapun. Genosida tidak saja menghilangkan nyawa manusia secara massif, tapi juga krisis kemanusiaan kompleks. Demikian genosida yang dialami bangsa Palestina oleh Israel. Apa yang berlangsung di Palestina sejak Okotober 2023 tersebut mengundang reaksi dunia internasional, termasuk Arab Saudi. Hal tersebut mendorong penulis untuk mengkaji politik luar negeri Arab Saudi terhadap genosida Israel terhadap Palestina. Mengacu pada pernyataan di atas, rumusan masalah yang diangkat yaitu Bagaimana Politik Luar Negeri Arab Saudi terhadap genosida Israel atas Palestina terutama sejak Tufan Al Aqsha 2023? Untuk menjawab rumusan masalah tersebut penulis menggunakan teori politik luar negeri dari John Lovell. Penulis memilih metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur yang bersumber dari buku, jurnal atau bacaan lainnya yang relevan dan otoritatif. Berdasarkan hasil penelitian Arab Saudi memiliki kepentingan Saudi Vision 2030 serta sebagai wajah negara Muslim dari Timur Tengah dan sekutu Amerika Serikat mencoba untuk menjadi pemimpin pengambil keputusan dengan sangat bijaksana dan hati-hati. Bahwa sikap politik luar negeri Arab Saudi terhadap persoalan di Palestina sangat berkaitan dengan Saudi Vision 2030.
Copyrights © 2025