Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merevitalisasi Industri Rumah Tangga Kopi Indonesia Makmur (KIM) di Desa Dusun Baru II, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang mengalami penurunan produksi akibat kerusakan alat, keterbatasan kemasan, dan pemasaran yang terbatas. Kegiatan dilaksanakan selama 4 bulan (Agustus–Desember 2025) melalui metode survei, pendampingan teknis, pelatihan, dan praktik langsung. Sebelum pendampingan, kapasitas produksi KIM hanya 30–40 kg kopi bubuk per bulan dengan waktu proses roasting dan penggilingan yang tidak stabil akibat alat rusak. Setelah revitalisasi alat roasting dan pendampingan proses produksi, kapasitas produksi meningkat menjadi ±130 kg per bulan dengan mutu produk yang lebih konsisten. Inovasi kemasan menghasilkan 2 varian ukuran (100 g dan 125 g) dengan kemasan standing pouch berlabel, menggantikan kemasan lama plastik PP. Selama periode pendampingan, dihasilkan ±1.560 kemasan kopi bubuk, yang dipasarkan ke 5 outlet ritel dan toko oleh-oleh di Bengkulu, Kepahiang, dan Curup. Perbaikan kemasan juga menurunkan potensi kerusakan produk dan meningkatkan margin jual dibandingkan kemasan sebelumnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi teknologi sederhana, kemasan, dan pemasaran mampu meningkatkan kinerja produksi, mutu produk, dan daya saing industri rumah tangga kopi lokal.
Copyrights © 2026