Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang dihadapi petani perempuan di Desa Rejosari, terutama terkait cedera fisik, paparan bahan kimia, gigitan serangga, dan posisi kerja ergonomis yang kurang tepat. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT Putri Mandiri dalam mengenali risiko, bertani aman, serta menangani luka dan gigitan. Metode kegiatan yang diterapkan berupa pelatihan interaktif dengan demonstrasi penggunaan alat pelindung diri, simulasi penanganan luka dan gigitan, serta diskusi partisipatif untuk identifikasi risiko di lahan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai risiko kerja, penggunaan APD, praktik bertani aman, dan keterampilan pertolongan pertama terhadap luka dan gigitan; peserta juga mampu membuat peta risiko sederhana dan menyusun rencana mitigasi bahaya di lahan masing-masing. Respons peserta sangat positif, dan beberapa anggota KWT menginisiasi penyusunan panduan mini bertani aman. Kesimpulannya, program KERTANI efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan keselamatan kerja petani perempuan di Desa Rejosari.
Copyrights © 2026