Permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di pesantren yang memiliki aktivitas padat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan mewujudkan lingkungan berkelanjutan melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis teknologi pencacahan sampah sebagai upaya pengelolaan yang efektif dan bermanfaat jangka panjang. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melibatkan santri dan pengurus pesantren. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, penyusunan materi sosialisasi, edukasi konsep ekonomi sirkular, pengenalan dan penggunaan mesin pencacah sampah, serta implementasi pemilahan dan pengolahan sampah organik, anorganik, dan residu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi pencacahan sampah mampu mengurangi volume sampah, mempercepat proses pengolahan, dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi seperti kompos dan bahan daur ulang plastik. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan serta mendukung terciptanya budaya pengelolaan sampah berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan teknologi pencacahan sampah dinilai efektif dalam mendukung ekonomi sirkular, kebersihan lingkungan, dan kemandirian ekonomi pesantren.
Copyrights © 2026