Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pelatihan akuntansi dan keuangan sederhana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Permasalahan utama UMKM di wilayah ini adalah rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan transaksi, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta kesulitan dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim menggunakan pendekatan participatory learning dan experiential learning yang menekankan praktik langsung, studi kasus nyata, diskusi kelompok kecil, dan pendampingan intensif. Kegiatan melibatkan 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan: 80% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi sederhana, 75% mulai menerapkan pemisahan keuangan pribadi dan usaha, dan 70% dapat menyusun laporan laba rugi sederhana menggunakan data usaha mereka sendiri. Tingkat partisipasi peserta juga sangat tinggi, mencapai lebih dari 85% pada seluruh sesi. Temuan ini membuktikan bahwa model pelatihan praktis berbasis pengalaman sangat efektif diterapkan pada UMKM dengan tingkat literasi keuangan rendah. Program ini berpotensi direplikasi pada wilayah kepulauan lainnya dan menjadi model pemberdayaan UMKM berkelanjutan.
Copyrights © 2026