Pendahuluan: Kearifan lokal merupakan elemen penting dalam praktik kehamilan dan persalinan di berbagai daerah Indonesia. Praktik budaya yang melekat pada masyarakat memiliki dampak protektif maupun risiko terhadap kesehatan ibu dan bayi. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menyusun model pemberdayaan ibu hamil berbasis kearifan lokal melalui studi literatur nasional serta menunjukkan relevansinya bagi pengembangan intervensi di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka naratif melalui analisis artikel nasional dan internasional tahun 2019–2024 terkait budaya kehamilan, pemberdayaan ibu hamil, dan kesiapan persalinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kearifan lokal berpengaruh besar terhadap perilaku kesehatan maternal; (2) program pemberdayaan ibu hamil yang melibatkan keluarga, komunitas, dan tokoh adat terbukti meningkatkan kesiapan persalinan; dan (3) integrasi budaya dalam Kelas Ibu Hamil dan layanan kebidanan meningkatkan efektivitas edukasi. Studi ini menghasilkan model konseptual pemberdayaan ibu hamil berbasis kearifan lokal yang dapat diadaptasi di Bengkulu dan provinsi lainnya sebagai upaya meningkatkan kesiapan persalinan dan menurunkan risiko komplikasi maternal.
Copyrights © 2025