Penjualan secara kredit tidak segera menghasilkan penerimaan kas, tetapi menimbulkan piutang kepada konsumen atau disebut piutang usaha. Piutang usaha suatu perusahaan pada umumnya merupakan bagian terbesar dari total aktiva perusahaan. Oleh karena itu pengendalian internal terhadap piutang usaha sangat penting diterapkan. Kecurangan yang mungkin terjadi pada bagian piutang usaha yaitu tidak mencatat pembayaran dari debitur dan mengantongi uangnya, menunda pencatatan piutang dengan melakukan cash lapping dan melakukan pembukuan palsu atas mutasi piutang. Pengendalian internal merupakan sala h satu cara yang digunakan untuk mengantisipasi kecurangan tersebut. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu didapat dari hasil pengisisan kuesioner oleh 30 orang karyawan PT. Mabar Mitra Bersama. Teknik pengambilan data adalah kuesioner. Metode analisis data yaitu regresi linier sederhana. Hasil penelitian menyatakan disimpulkan kualitas sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh signifikan terhadap pengendalian internal dengan besaran pengaruh sebesar 72,1% sementara 27,9% adalah kont ribusi variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitan ini.
Copyrights © 2022