Di tengah tantangan perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan pangan global, teknologi irigasi otomatis berbasis sensor kelembaban tanah menjadi solusi inovatif untuk mengoptimalkan penggunaan air di sektor pertanian. Artikel ini mengeksplorasi pemanfaatan teknologi tersebut dalam meningkatkan efisiensi air hingga 40-50%, mengurangi pemborosan, dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Melalui analisis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti integrasi IoT, sensor real-time, dan sistem pengendalian otomatis yang memungkinkan penyiraman presisi berdasarkan kondisi tanah. Temuan utama menunjukkan bahwa teknologi ini tidak hanya menghemat sumber daya tetapi juga meningkatkan produktivitas tanaman, mengurangi beban kerja petani, dan berkontribusi pada pertanian ramah lingkungan. Rekomendasi diberikan untuk penerapan di wilayah pertanian Indonesia, dengan penekanan pada pelatihan dan integrasi teknologi.
Copyrights © 2025