Pekerja anak merupakan isu krusial yang memerlukan penanganan segera untuk mendukung pencapaian target pembangunan global. Pengentasan isu ini menuntut ketersediaan data yang akurat hingga wilayah kecil guna mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menduga proporsi pekerja anak usia 5–17 tahun di kabupaten/kota Pulau Maluku dan Papua tahun 2024 menggunakan metode Small Area Estimation (SAE) Hierarchical Bayes (HB) distribusi Beta. Lima variabel penyerta dari PODES dan regsosek dipilih melalui stepwise regression dan dieksplorasi secara spasial. Hasil pemodelan HB Beta Pulau Maluku dan Papua menunjukkan sebagian besar wilayah masih memiliki RSE tinggi. Untuk meningkatkan presisi, dilakukan klasterisasi wilayah sebelum pemodelan ulang per klaster. Hasil menunjukkan pendekatan HB Beta per klaster lebih presisi dan sesuai untuk wilayah heterogen. Hasil estimasi menunjukkan bahwa klaster 1 dan 3 merupakan daerah rawan pekerja anak. Masih ada sekitar 68 persen daerah di Pulau Maluku Papua dengan proporsi pekerja anak di atas angka nasional
Copyrights © 2026