Child grooming merupakan bentuk kekerasan seksual berbasis manipulasiemosional yang marak terjadi di media digital dan menjadi ancaman serius bagi remaja,terutama di Kota Bandung yang memiliki penetrasi internet tinggi namun rendah literasidigital. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan kampanye visual digital yangkomunikatif dan partisipatif guna meningkatkan kesadaran orangtua dan remaja terhadapbahaya child grooming. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melaluiwawancara dengan ahli, kuesioner terhadap audiens target di Bandung, observasi mediasosial, serta studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT, AOI, danAISAS. Hasil perancangan berupa kampanye Ngerti Bareng dengan media utama berupabooth eksperimen sosial interaktif, serta didukung oleh media sosial seperti Instagram danTikTok. Kampanye ini menekankan komunikasi lintas generasi yang empatik.Kesimpulannya, pendekatan visual partisipatif dalam kampanye sosial efektif untukmeningkatkan pemahaman dan keterlibatan audiens dalam isu perlindungan anak secaradigital.Kata kunci: Perancangan, Child Grooming, Kampanye Digital, Remaja, Orangtua,Bandung, UNICEF.
Copyrights © 2026