Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa dengan ragam budaya,termasuk pakaian adat, seni, bahasa, dan tradisi. Namun, di tengah arus globalisasidan digitalisasi, budaya asing menjadi lebih dominan dan diminati oleh generasimuda. Fenomena ini menyebabkan kurangnya apresiasi terhadap kekayaan budayalokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancangkarakter produk koleksi Bagya Nusantara dalam format blind box sebagai mediaedukasi visual yang menyenangkan bagi remaja. Metode yang digunakan adalahpendekatan mixed methods melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelakuindustri art toys, penyebaran kuesioner kepada target audiens, serta studi literatur.Analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis matriks proyek sejenis,dan SWOT. Hasil perancangan berupa prototipe karakter Bagya Nusantara denganelemen pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, dikemas dalam desain visualmenarik bergaya chibi, dilengkapi booklet mini berisi informasi budaya. Produk inimengusung konsep blind box sebagai pendekatan yang memadukan kejutan danedukasi dalam satu pengalaman koleksi. Manfaat dari perancangan ini adalahmeningkatkan minat remaja terhadap budaya lokal melalui media visual yang relevandengan gaya hidup digital mereka. Selain itu, produk ini berkontribusi dalammemperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia dan memberi ruang bagikomunitas kolektor lokal untuk mengapresiasi karya berbasis budaya Nusantara. Kata kunci: Perancangan Karakter, Budaya Lokal, Blind Box, Remaja, Media Edukasi
Copyrights © 2026