Dalam keluarga dengan dual-earner acap kali ditemui masalah di mana kurangnyakeharmonisan keluarga yang menyebabkan perubahan terhadap perilaku dan keterikatan anakdengan orangtuanya. Seringkali, keluarga dengan dual-earner memiliki keterikatan anak danorangtua yang rendah. Identifikasi masalah yang muncul terkait fenomena yang penulis ambiladalah, pertama, sedikitnya waktu yang dihabiskan bersama, hal ini menyebabkan kurangnyakomunikasi antar anggota keluarga dual-earner. Kedua, kurangnya komunikasi antar anggotakeluarga terhadap perasaan emosional mereka. Penelitian tersebut penulis lakukan untukmenjadi dasar dalam pembuatan animasi, dan desain karakternya yang konkret, dan dapatmerepresentasikan masalah ini dengan baik, serta benar, juga menjadi sebuah edukasi untukorang tua dual-earner untuk membangun hubungannya dengan anaknya. Pengumpulan datadilakukan dengan observasi, wawancara, dan kuisioner open-ended. Hasil penelitianmenujukan tentang penggambaran konsep visual, perilaku target audiens, dan teknikpembuatan animasi untuk merepresentasikan kesulitan dari keluarga dual-earner denganmembuat animasi edukasi untuk keluarga dual-earner agar supaya mereka tidak lupa untukhadir dalam kehidupan anaknya dengan baik, dan benar.Kata Kunci: Dual-earner Family, Family Relationship, Kelekatan Orang tua-anak, MakanMalam
Copyrights © 2026