Sewagati
Vol 10 No 1 (2026)

Deteksi Dini Infeksi Ganoderma boninense pada Kelapa Sawit Berbasis Radar 24 GHz di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Marihat

Afan Ghafar Al Hadad (Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Firdausa Sonna Anggara Resta (Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Ahmad Rafiqan (Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Rachmad Setiawan (Departemen Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Eko Agus Suprayitno (Departemen Teknik Biomedik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Nada Fitrieyatul Hikmah (Departemen Teknik Biomedik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Josaphat Pramudijanto (Departemen Teknik Biomedik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)
Rezki El Arif (Departemen Teknik Biomedik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Penyakit Basal Stem Rot (BSR) pada kelapa sawit akibat jamur Ganoderma boninense merupakan ancaman serius dan gejala visual sering muncul terlambat sehingga deteksi dini sangat dibutuhkan. Studi ini menyajikan rancangan dan penerapan skrining noninvasif berbasis radar gelombang kontinu 24 GHz pada dua titik batang yaitu bawah dan atas berjarak 1 m dengan jarak sensor ke permukaan 10 cm. Akuisisi dilakukan kontinu selama sekitar 8 jam per pohon pada 512 Hz per kanal dan dicacah per 1 menit. Sinyal kemudian diringkas menjadi Mean Power Frequency (MPF) untuk masing-masing titik. Uji di Kebun PPKS Marihat menunjukkan pola yang dapat dibaca secara operasional. Kategori sehat cenderung bernilai rendah dengan kecenderungan menurun, kategori infeksi ringan berada pada nilai menengah dengan penurunan lebih landai, sedangkan kategori infeksi berat bernilai tinggi dengan kecenderungan meningkat. Perbedaan dua titik membantu membaca distribusi air di batang sebagai indikasi awal gangguan xilem. Alur kerja dibuat sederhana sehingga memungkinkan kapasitas 3 pohon per hari dan pelaporan pada hari berikutnya disertai penandaan pohon. Pendekatan ini memberi dasar praktis untuk memprioritaskan pemantauan dan tindakan dini di tingkat blok serta berpotensi direplikasi sebagai bagian dari inspeksi rutin kebun.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sewagati

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences Other

Description

Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: ...