MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)

Proporsi Kejadian Tumor Ovarium pada Populasi Anak-Anak Hingga Lansia di RS Siloam Jakarta Barat

Welly Hartono Ruslim (Universitas Tarumanagara)
Farell Christian Gunaidi (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

ABSTRACT Adnexal mass (including mass in the ovary and fallopian tube) is one of the cases often found in obstetrics-gynecology clinics. The ovary can accommodate immature egg cells stored in the ovarian follicles. During the menstrual cycle, lumps originating from the membrane tissue, commonly called cysts, can form. The incidence of ovarian cysts is generally seen in the age group between 30 and 39 years. Approximately 4% of women will be hospitalized due to ovarian cysts occurring at the age of 65 years. This is because ovarian cysts rarely cause symptoms, and are usually found accidentally during a pelvic examination. This study aims to assess the distribution of ovarian tumors in various age groups based on histopathological examination at the Siloam Hospital. This study is a descriptive study. Data analysis was performed using SPSS version 22.0 to assess the demographic characteristics and distribution of ovarian tumor types in various age groups based on histopathological examination. From 198 participants, the average age of participants was 39.25 years. The most common ovarian tumors were endometriosis cysts (48.5%), hemorrhagic lutein cysts (16.2%), and mature cystic teratomas (6.6%).  These findings suggest that benign ovarian tumors are more common, with endometriosis cysts being the most common in all age groups. Keywords: Ovarian Tumor, Adnexal Mass, Early Detection.  ABSTRAK Massa adneksa (meliputi massa pada ovarium dan tuba falopii) merupakan salah satu kasus yang sering ditemukan di klinik obstetri-ginekologi. Ovarium dapat menampung sel-sel telur yang belum matang yang tersimpan didalam folikel ovarium. Selama siklus menstruasi, dapat terbentuk benjolan yang berasal dari jaringan membran, yang biasa dinamakan kista. Insidensi kista ovarium umumnya terlihat pada kelompok usia antara 30 dan 39 tahun. Sekitar 4% wanita akan dirawat di rumah sakit karena kista ovarium terjadi pada usia 65 tahun. Hal ini dikarenakan kista ovarium jarang menimbulkan gejala, dan biasanya didapatkan secara tidak sengaja saat melakukan pemeriksaan panggul.Penelitian ini bertujuan untuk menilai sebaran tumor ovarium pada berbagai kelompok usia berdasarkan pemeriksaan histopatologi di RS Siloam Jakarta Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 22.0 untuk menilai karakteristik demografis dan distribusi jenis tumor ovarium di berbagai kelompok usia berdasarkan pemeriksaan histopatologi. Dari 198 peserta, didapatkan usia rata-rata peserta adalah 39,25 tahun. Tumor ovarium yang paling umum adalah kista endometriosis (48,5%), kista lutein hemoragik (16,2%), dan teratoma kistik matur (6,6%). Temuan ini menunjukkan bahwa tumor ovarium jinak lebih sering terjadi, dengan kista endometriosis sebagai tumor yang paling sering ditemukan di semua kelompok usia.Kata Kunci: Tumor Ovarium, Massa Adneksa, Deteksi Dini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MAHESA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health

Description

MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil ...