PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
Jurnal Pharmacy, Vol. 22 No. 01 Juli 2025

Potensi Granul Ekstrak Culantro (Eryngium foetidum L.) sebagai Biolarvasida dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah di Indonesia

Lela Lailatul Khumaisah (Universitas Muhammadiyah Sukabumi)
Sri Ayu Winarti (Universitas Muhammadiyah Sukabumi)
Eva Fauziah (Universitas Muhammadiyah Sukabumi)
Zulfaini Tri Astuti (Universitas Muhammadiyah Sukabumi)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2025

Abstract

  DBD merupakan salah satu penyakit tropis yang masih menjadi ancaman Indonesia di mana penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue yang disebarkan pada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti dan Ae. albopictus sebagai vektor. Sejauh ini upaya pencegahan DBD, bertumpu pada pengendalian vektor melalui gerakan 3MPlus termasuk penggunaan larvasida sintetik. Penggunaan larvasida sintetik secara terus-menerus menyebabkan resistensi serangga target dan keracunan, sehingga penggunaan biolarvasida dari tanaman seperti herba culantro (Eryngium foetidum L.) diperlukan untuk mengurangi efek samping. Riset ini dilakukan dengan tujuan menganalisis komponen serta mengetahui efektivitas biolarvasida ekstrak dan sediaan granul culantro secara in-silico dan in-vitro terhadap Ae. aegypti. Serbuk simplisia herba culantro diekstraksi dengan maserasi menggunakan metanol selama 3x24 jam. Selanjutnya dilakukan skrining fitokimia dengan metode Harborne dan analisis komponen menggunakan LCMS/MS. Kajian in-silico dilakukan dengan molecular docking terhadap reseptor AChE. Adapun kajian in-vitro dilakukan terhadap larva Ae. aegypti instar III dari ekstrak culantro dengan konsentrasi 100, 250, dan 500 ppm serta sediaan granul pada 250, 500, dan 1000 ppm dengan kontrol negatif dan positif. Hasil kajian in-silico menunjukkan bahwa senyawa dengan efektivitas paling baik di antaranya Brefeldin A, 1β,3α,9β-trihydroxyeudesma-5,11(13)-dien-12-oic-acid, dan Hinokiflavone dengan nilai afinitas lebih baik dari temefos. Hasil uji secara in-vitro diperoleh nilai LC50 ekstrak dan granul berturut-turut 103,986 dan 1003,88 ppm. Dari hasil riset ini menunjukkan bahwa ekstrak dan sediaan granul culantro dapat digunakan sebagai larvasida untuk menanggulangi penyakit DBD di Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

PHARMACY

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical ...