Sekolah Islam di negara-negara dengan populasi minoritas Muslim menghadapi kesulitan untuk mempertahankan prinsip-prinsip Islam di tengah sistem pendidikan nasional yang bercorak sekuler. Kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum nasional tanpa menghilangkan identitas pendidikan Islam, yang merupakan masalah utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam dengan menggunakan model integrasi kurikulum nasional dan kurikulum Islam di Sekolah Muslimeen Suksa di Thailand Selatan. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Setelah dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam, data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dimasukkan ke dalam mata pelajaran umum, digunakan pendekatan pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis proyek, dan meningkatkan budaya sekolah religius dengan kegiatan keagamaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa model ini menanamkan nilai-nilai Islam dengan baik meskipun waktu, sumber daya manusia, dan sarana prasarana terbatas. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya membangun model pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam yang kontekstual dan adaptif di lingkungan minoritas Muslim.
Copyrights © 2026