Royal Safari Garden sebagai destinasi wisata menghadapi tantangan untuk mempertahankan loyalitas pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik sosial frontliner dan kemampuan komunikasi terhadap minat kunjungan ulang wisatawan. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan, melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner yang diolah dengan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frontliner memiliki karakteristik sosial yang baik, mencakup gaya hidup, nilai sosial, modal sosial, peran, partisipasi komunitas, dan jaringan sosial, yang mendukung interaksi layanan. Kemampuan komunikasi frontliner juga berada pada kategori baik, mencakup komunikasi verbal, nonverbal, mendengarkan aktif, dan tertulis, sehingga tercipta pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung. Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ulang. Uji F menegaskan pengaruh simultan signifikan, sementara nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sebagian besar variasi minat kunjungan ulang. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan karakter sosial dan kompetensi komunikasi frontliner untuk meningkatkan loyalitas wisatawan dan keberlanjutan destinasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian psikososial dan komunikasi layanan dalam pariwisata serta panduan praktis bagi manajemen destinasi dalam merancang strategi pelayanan yang efektif.
Copyrights © 2026