Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Kajian Asilah Bayaniyah Fil Qur’anil Karim dalam pembelajaran istima’ bahasa Arab santri di Pondok Pesantren Bina Madani Bogor. Permasalahan penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan maharah al-istima’ santri yang disebabkan oleh kompleksitas bahasa retoris dalam kajian Al-Qur’an, meskipun kajian Asilah Bayaniyah memiliki potensi dalam melatih pemahaman lisan melalui analisis tematik dan diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 30 santri kelas 2 SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, kuesioner skala Likert, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Wilcoxon tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kemampuan istima’ santri sebelum dan sesudah mengikuti kajian. Namun, uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara pelaksanaan Kajian Asilah Bayaniyah Fil Qur’anil Karim dengan kemampuan maharah al-istima’ santri. Temuan ini mengindikasikan bahwa kajian Asilah Bayaniyah berkontribusi secara positif dalam pembelajaran istima’ bahasa Arab melalui proses observasi, modeling, dan interaksi sosial. Penelitian ini merekomendasikan penyederhanaan bahasa kajian serta penggunaan media pendukung guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Copyrights © 2026