Solidaritas berfungsi seperti jaringan (network) yang menghubungkan orang-orang mirip simpul-simpul yang saling terjalin. Dalam solidaritas mekanis (masyarakat tradisional), jaringan ini padat dan homogen, berdasarkan kesamaan nilai dan ritual. Dalam solidaritas organik (masyarakat modern), jaringan ini lebih kompleks dan saling bergantung, melalui pembagian kerja spesialisasi. Sebagai Sistem Hubungan sosial yang dinamis, di mana hubungan individu bukan isolasi, melainkan bagian dari keseluruhan. Sistem ini didasarkan pada moralitas kolektif, bukan hanya kontrak pribadi. Durkheim menekankan bahwa tanpa sistem ini, masyarakat rentan terhadap anomie (kehilangan norma), yang bisa menyebabkan masalah seperti bunuh diri atau konflik, seperti dijelaskan dalam Suicide (1897). Dari Durkheim Ia menganalisis masyarakat primitif (seperti suku Aborigin) di mana solidaritas mekanis membentuk jaringan kuat melalui hukum pidana dan ritual bersama. Di masyarakat industri, solidaritas organik menciptakan sistem hubungan melalui interdependensi ekonomi, seperti dokter dan petani yang saling mendukung. Modern bayangkan jaringan sosial seperti keluarga besar atau komunitas online—hubungan ini membentuk sistem yang mendukung kohesi, mencegah isolasi.
Copyrights © 2026