Penelitian ini bertujuan guna menguraikan bentuk-bentuk kekeliruan yang dilakukan oleh siswa kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal operasi bilangan rasional. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui tes tertulis yang memuat soal-soal terkait operasi bilangan rasional. Analisis kesalahan dilakukan berdasarkan empat kategori, yaitu kesalahan pemahaman (comprehension errors), transformasi (transformation errors), keterampilan proses (process skill errors), dan penulisan jawaban akhir (encoding errors). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir, terutama karena ketidaktelitian dalam menyederhanakan pecahan menjadi bentuk paling sederhana. Kesalahan pemahaman, transformasi, dan keterampilan proses juga ditemukan, meskipun dalam persentase yang lebih rendah. Temuan ini memperlihatkan bahwa sebagian siswa masih belum menguasai konsep dasar pecahan dan prosedur operasi bilangan rasional secara menyeluruh. Penelitian ini penting karena kesalahan dalam operasi bilangan rasional berdampak langsung pada kemampuan siswa memahami materi matematika lanjutan seperti persamaan, perbandingan, dan fungsi. Tanpa pemahaman konsep yang kuat, siswa berpotensi terus melakukan kesalahan berulang yang akan memengaruhi kemampuan pemecahan masalah mereka. Dampaknya, penelitian ini memberikan bahan pertimbangan bagi guru dalam memilih strategi pembelajaran yang lebih tepat, khususnya dalam penguatan konsep dasar dan latihan terstruktur, sehingga mampu meminimalkan kesalahan siswa serta meningkatkan kemampuan mereka dalam operasi bilangan rasional.
Copyrights © 2026