Perkembangan teknologi mendorong generasi Z untuk menghadapi berbagai tekanan emosional yang memunculkan fenomena quarter life crisis. Sebuah adaptasi coping yang sering diterapkan ialah Emotion focused coping. Penelitian ini tujuannya untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Sense of Humor dengan Emotion focused coping pada generasi Z yang sedang mengalami quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel di penelitian ini sebanyak 261 individu yang dipilih memakai teknik purposive sampling. Pada penelitian ini digunakan skala Multidimensional Sense of Humor Scale (MSHS) dan skala Ways of Coping dari Lazarus & Folkman (1986) subskala Emotion focused coping. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan bantuan IBM SPSS Statistic 25 for Windows. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan antara Sense of Humor dengan Emotion focused coping pada generasi Z yang sedang mengalami quarter life crisis. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji Spearman dengan koefisien sebesar 0,400 dan nilai signifikansi 0,000 yang berarti bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara Sense of Humor dengan Emotion focused coping. Temuan ini memperlihatkan kalau semakin tinggi Sense of Humor, maka semakin tinggi pula kemampuan Emotion focused coping pada generasi Z yang sedang mengalami quarter life crisis.
Copyrights © 2025