Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecenderungan perilaku membolos siswa kelas XI SMA Negeri 3 Baubau. Metode yang digunkaan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperiment dengan menggunakan desain penelitian one group pre-test dan post-test design.Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 59 siswa.Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Sampling Purposive.Dimana siswa kelas XI IPS II dijadikan sampel untuk mengurangi perilaku membolos siswa yaitu sebanyak 15 orang siswa yang memiliki perilaku membolos yang tinggi.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan skala perilaku membolos.Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon.Hasil yang diperoleh pada pre-test adalah kategori tinggi sebanyak 7 siswa (47%) dan ketegori sedang sebanyak 8 siswa (53%).Kemudian pada hasil post-test menurun menjadi kategori sedang yaitu 3 siswa (20%) dan kategori rendah yaitu 12 siswa (80%).Bahwa hasil pre-test dan post-test menunjukkan nilain Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 atau (p< 0,05), dengan hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara pre-test dan post-test.Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan bimbingan kelompok dapat mengurangi perilaku membolos yang ada pada siswa.
Copyrights © 2023