Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan manajemen waktu siswa, mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik antecedent control procedures, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan manajemen waktu siswa kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dengan sampel sebanyak 8 siswa yang berada dalam kategori rendah dalam manajemen waktu. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum diberikan treatment (pre-test), mayoritas siswa berada dalam kategori sedang (72%), tinggi (15%), dan rendah (13%). Sebanyak 8 siswa dalam kategori rendah diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik antecedent control procedures selama empat pertemuan, yang mencakup aspek menetapkan tujuan, menyusun prioritas, menyusun jadwal, bersikap asertif, bersikap tegas, menghindari penundaan, dan meminimalkan waktu yang terbuang. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan 88% siswa mencapai kategori tinggi dan 12% dalam kategori sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan posttest dengan nilai p = 0.012 (p<0.05), yang mengindikasikan bahwa teknik antecedent control procedures efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah. Kata Kunci: Layanan Bimbingan Kelompok, Manajemen Waktu, Antecedent Control Procedures.
Copyrights © 2025