Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan halal, religiusitas Islam, dan sikap terhadap perilaku halal karyawan Generasi Z serta memberikan tingkat efisiensi pemanfaatan faktor ketiga tersebut dalam membentuk perilaku halal. Studi dilakukan pada 200 karyawan Generasi Z di PT. Siantar Top Tbk. Medan dengan pendekatan kuantitatif asosiatif. Analisis data menggunakan SEMPLS untuk menguji hubungan antarvariabel dan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengukur efisiensi relatif responden. Hasil SEM-PLS menunjukkan bahwa pengetahuan halal (β = 0,239; p < 0,05), religiusitas Islam (β = 0,320; p < 0,05), dan sikap (β = 0,247; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku halal. Nilai R² sebesar 0,545 menunjukkan bahwa variabel ketiga menjelaskan 54,5% variasi perilaku halal. Namun hasil DEA menunjukkan sebagian besar responden (66%) berada pada tingkat efisiensi menengah, sehingga masih terdapat kesenjangan antara potensi internal dan implementasi perilaku halal. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya kerja halal tidak hanya memerlukan peningkatan pengetahuan, religiusitas, dan sikap, tetapi juga optimalisasi pemanfaatannya agar perilaku halal dapat terwujud secara konsisten dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026