Studi ini bertujuan mengkaji keterkaitan electronic word of mouth, brand awareness, dan perceived quality dengan keputusan pembelian pada UMKM jasa sablon Divergent Supply Printing di Kota Batam. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei terhadap 107 konsumen yang pernah melakukan pemesanan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik. Hasil uji parsial memperlihatkan bahwa E-WoM (Sig. 0,030), brand awareness (Sig. 0,003), dan perceived quality (Sig. 0,000) memiliki keterkaitan yang bermakna dengan keputusan pembelian, dengan perceived quality sebagai faktor yang paling dominan. Uji simultan juga memberi hasil signifikan, yang menandakan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi memperlihatkan bahwa lebih dari dua pertiga perubahan keputusan pembelian dapat diterangkan oleh model yang dibangun. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi mutu layanan, tingkat pengenalan merek, serta arus informasi dari konsumen lain menjadi landasan penting dalam membentuk keputusan beli pada jasa sablon berbasis pesanan khusus.
Copyrights © 2026