Perkembangan ekonomi digital mendorong meningkatnya pekerjaan berbasis platform sebagai sumber pendapatan tambahan. Banyak individu dengan pekerjaan utama memilih menjadi driver Gojek karena fleksibilitas waktu dan kemudahan akses kerja. Kajian ini menganalisis pengaruh work-life balance, job insecurity, dan self-determination terhadap preferensi kerja driver Gojek di Kota Tanjungpinang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain kausalitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Work-life balance dan self-determination berpengaruh positif dan signifikan pada preferensi kerja, sedangkan job insecurity tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Uji simultan menunjukkan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap preferensi kerja dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,689. Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi kerja driver Gojek lebih dipengaruhi oleh kemampuan mengelola keseimbangan hidup dan motivasi intrinsik dibandingkan oleh ketidakpastian pekerjaan utama. Hasil penelitian memberikan kontribusi empiris dalam memahami dinamika preferensi kerja pada sektor gig economy di kota regional.
Copyrights © 2026