Persaingan merek kecantikan yang semakin padat menuntut strategi pemasaran digital yang tepat, terutama melalui media sosial, ulasan daring, dan penguatan merek. Kajian ini bertujuan menganalisis peran social media marketing, electronic word of mouth (E-WOM), dan brand awareness dalam membentuk purchase intention konsumen. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 204 responden pengguna e-commerce di Kota Batam, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil uji parsial memperlihatkan bahwa social media marketing, E-WOM, dan brand awareness memiliki hubungan signifikan dengan purchase intention, dengan nilai signifikansi di bawah 0,05 pada seluruh variabel. Uji simultan juga mengonfirmasi bahwa ketiga variabel bekerja secara bersama dalam menjelaskan minat beli konsumen. Nilai koefisien determinasi 0,816 mengindikasikan bahwa model memiliki daya jelas yang kuat terhadap variasi purchase intention. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konten media sosial, ulasan konsumen, dan penguatan merek dalam membangun intensi pembelian pada pasar e-commerce produk kecantikan.
Copyrights © 2026