Pertumbuhan ekonomi digital telah menciptakan peluang besar bagi Creator Economy, namun fenomena kesenjangan antara interaksi dan konversi penjualan (engagement-conversion gap) masih menjadi tantangan utama, khususnya pada penjualan produk digital kebugaran di akun Instagram @afrizallkuy. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Personal Branding serta Kualitas Informasi dalam menentukan Keputusan Pembelian produk digital. Pendekatan yang diaplikasikan bersifat kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari 105 responden dengan penentuan sampel via teknik Purposive Sampling, serta pengolahan data memakai regresi linear berganda lewat perangkat SPSS. Temuan riset mengonfirmasi secara parsial bahwa Personal Branding dan Kualitas Informasi berdampak positif sekaligus signifikan bagi Keputusan Pembelian. Apabila diuji simultan, kedua faktor ini menyumbangkan pengaruh dominan mencapai 63,8% lewat perolehan F hitung 89,898. Kesimpulannya, integrasi antara kredibilitas figur kreator sebagai ahli dan penyajian informasi produk yang lengkap pada landing page merupakan faktor kunci dalam memitigasi risiko persepsi konsumen dan mendorong terjadinya transaksi pada produk intangible. Temuan ini memberikan penegasan bahwa penguatan otoritas figur serta transparansi data produk menjadi instrumen vital dalam membangun kepercayaan di pasar digital. Oleh karena itu, optimalisasi strategi komunikasi pemasaran yang edukatif sangat diperlukan guna meminimalisir keraguan calon pembeli dalam mengonsumsi produk non-fisik.
Copyrights © 2026