Perdasarkan hasil observasi di RA Al–Misbah Kota Bandung, ditemukan masalah pada perkembangan kognitif anak yang masih rendah terutama dalam kemampuan problem solving anak. Hal ini terbukti anak masih kesulitan memahami instruksi, kurang mampu menunjukkan masalah yang dialami, kurang percaya diri dalam menjawab pertanyaan dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode mathematical modelling terhadap kemampuan problem solving anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif yang menggabungkan penelitian eksperimen. Penelitian ini melibatkan 14 anak, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan dengan pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Penggunaan teknik analisis data menggunakan uji normalitas sebagai salah satu tahapnya, dan uji-T sebagai pelengkap dalam pengujian hipotesis. Hasil analisis data menunjukkan nilai thitung = 16,79 dan pada ttabel = 2,24. Artinya terbukti bahwa terdapat pengaruh penerapan metode mathematical modelling terhadap kemampuan problem solving anak usia dini di Kelompok B RA Al – Misbah Cipadung Kota Bandung. Penerapan mathematical modelling dalam konteks PAUD yang mengintegrasikan aktivitas kontekstual dengan empat indikator problem solving secara menyeluruh.
Copyrights © 2026