Perkembangan sistem informasi telah mendorong perubahan yang besar dalam dunia bisnis, termasuk pada kegiatan jual beli yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan penggunaan sistem informasi dapat mempermudah pengelolaan dan pendataan, sehingga dapat memberikan nilai tambah pada bisnis yang dikelola. Namun, pada bisnis yang masih menggunakan sistem manual, sering ditemukan permasalahan seperti kesalahan pencatatan, kurangnya informasi terkait barang yang dijual, kehilangan nota transaksi, miskomunikasi antara pihak yang terlibat. Permasalahan tersebut juga dialami oleh Toko Putra Madura, sebuah toko onderdil yang masih menggunakan sistem pendataan penjualan secara manual, sehingga sering terjadi kehilangan nota, kesalahan informasi harga dan stok barang, serta sering terjadi miskomunikasi dalam proses transaksi akibat perbedaan lokasi antara pemilik dan pengelola toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendataan penjualan berbasis website yang mampu mendukung pengelolaan data penjualan pada toko onderdil secara terintegrasi dan mengurangi kesalahan dalam transaksi. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi sistem, dan pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan fungsional dan non fungsional yang telah dibuat sebelumnya, serta dapat membantu pendataan penjualan secara sistematis. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan fungsional menghasilkan status pengujian valid. Dan untuk kebutuhan non fungsional dapat berjalan dengan baik dan sistem dapat diakses melalui berbagai web browser. Dengan demikian, sistem pendataan penjualan berbasis website ini dapat meningkatkan dan mempermudah proses penjualan, meminimalkan miskomunikasi, mengurangi kerugian, serta mendukung pengelolaan bisnis toko onderdil secara lebih efektif.
Copyrights © 2026