Tingginya angka pengangguran di Provinsi Riau menjadi permasalahan yang perlu ditangani secara sistematis melalui kebijakan ketenagakerjaan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau adalah penyelenggaraan Riau Job Fair sebagai sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan seperti ketidaksesuaian kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan, keterbatasan jumlah lowongan, serta kendala teknis dalam pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Riau Job Fair serta menilai sejauh mana efektivitasnya dalam mengurangi pengangguran. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari pihak dinas, perusahaan peserta, serta pencari kerja. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan publik yang menekankan pada indikator efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Riau Job Fair telah berjalan cukup baik dan mampu memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan. Dari aspek efektivitas dan responsivitas, program ini dinilai membantu memperluas akses informasi lowongan kerja. Namun, dari aspek ketepatan sasaran dan kecukupan, masih terdapat kendala dalam kesesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan kerja dan koordinasi yang lebih optimal agar program dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap penurunan angka pengangguran di Provinsi Riau.
Copyrights © 2026