Artikel ini menjelaskan tentang peran Yayasan Sanghyang Ismoyodjati dalam membangun kapasitas masyarakat Desa Maguwan, Ponorogo, melalui pengembangan kelompok pendidikan spiritualitas Islam bernama Taman Sholawat. Penelitian ini menyoroti bagaimana kegiatan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual tetapi juga mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi, pendidikan anak usia dini, dan pengembangan UMKM. Sehingga mampu meningkatkan ikatan sosial, kesejahteraan ekonomi, dan keberlanjutan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa keberadaan yayasan dan kelompok pengajian memberikan dampak positif dalam memperkuat modal sosial, memperkenalkan inovasi pendidikan berbasis budaya dan lingkungan, serta menciptakan ekosistem pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Hasil studi ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis kapasitas dan kolaborasi sosial melalui kegiatan keagamaan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ikatan sosial di desa
Copyrights © 2024