An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Vol. 3 No. 3: Mei 2024

Peran Camilan Jadul dalam Mempertahankan Kearifan Lokal di Era Globalisasi

Sriharini (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia)
Novinta Sari (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 May 2024

Abstract

Artikel ini membahas peran camilan tradisional, khususnya Arumanis Haji Ardi, dalam mempertahankan kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi masyarakat, terutama meningkatnya minat terhadap makanan cepat saji yang berpotensi menggeser keberadaan makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi Arumanis Haji Ardi dalam mempertahankan eksistensi sekaligus melestarikan nilai budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan menelaah strategi pemasaran, inovasi produk, dan peran sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arumanis Haji Ardi mampu bertahan melalui pemanfaatan media sosial dan e-commerce, inovasi rasa dan kemasan, serta konsistensi dalam menjaga kualitas produk. Selain itu, produk ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya, melestarikan tradisi kuliner, dan membuka peluang ekonomi lokal. Dengan demikian, camilan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya yang relevan di era modern.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

annajah

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif ...