Penelitian ini membahas makna kalimat tauhid lā ilāha illallāh dalam perspektif akidah Islam serta pengaruhnya terhadap pembentukan keimanan, akhlak, spiritualitas, dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber tertulis seperti buku aqidah, jurnal ilmiah, tafsir, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sekaligus menjadi fondasi utama seluruh bangunan keimanan seorang Muslim. Tauhid memiliki kedudukan sentral karena menjadi dasar seluruh amal ibadah, pedoman moral, dan sumber pembentukan karakter religius. Dalam praktik kehidupan, nilai tauhid tercermin melalui keikhlasan beribadah, sikap jujur, amanah, sabar, tawakal, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, penghayatan terhadap kalimat tauhid juga memperkuat spiritualitas seorang Muslim dalam menghadapi tantangan modern, termasuk pengaruh materialisme dan perkembangan digital. Dengan demikian, penguatan pendidikan tauhid sangat penting untuk membentuk pribadi Muslim yang kokoh dalam iman, mulia dalam akhlak, dan konsisten dalam pengamalan ajaran Islam
Copyrights © 2026