Kegagalan pasar terjadi ketika mekanisme pasar tidak mampu menjalankan fungsi alokasi secara efisien, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam distribusi sumber daya dan kesejahteraan masyarakat. Dalam kondisi tersebut, pemerintah memiliki peran penting untuk mengoreksi distorsi melalui berbagai instrumen kebijakan publik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kegagalan pasar dan peranan pemerintah dalam menjaga keseimbangan perekonomian nasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis literatur mengenai teori ekonomi publik, kebijakan fiskal dan moneter, serta sejumlah kasus empiris di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi pemerintah melalui penyediaan barang publik, penegakan hukum persaingan usaha, stabilisasi harga, dan kebijakan redistribusi pendapatan berkontribusi besar dalam mengurangi dampak kegagalan pasar. Meski demikian, penerapan kebijakan tersebut masih menghadapi kendala seperti birokrasi yang belum efisien, tumpang tindih regulasi, dan lemahnya koordinasi antar lembaga negara. Oleh karena itu, perbaikan tata kelola, peningkatan transparansi, dan penguatan sinergi antar sektor menjadi langkah penting untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan efektif dalam menjaga stabilitas dan menciptakan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif
Copyrights © 2026