Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan literasi keuangan syariah nasional periode 2019-2025 berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis tren berbasis data runtut waktu (time series). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa indeks literasi keuangan syariah nasional yang dipublikasikan secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan regresi linear sederhana untuk melihat arah kecenderungan perkembangan literasi keuangan syariah selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah mengalami peningkatan dengan dinamika yang tidak seragam antarperiode. Pada tahun 2019 indeks literasi keuangan syariah sebesar 8,93& dan meningkat menjadi 9,14% pada tahun 2022 dengan pertumbuhan yang relatif terbatas. Lonjakan signifikan terjadi pada tahun 2024 menjadi 39,11% dan kembali meningkat pada tahun 2025 menjadi 43,42%. Estimasi tren menunjukkan arah kecenderungan yang meningkat, meskipun tidak bersifat linear sempurna. Peningkatan signifikan pada periode akhir pengamatan dipengaruhi oleh penguatan program literasi, perkembangan layanan keuangan digital, serta kemungkinan penyesuaian metodologi pengukuran SNLIK. Meskipun menunjukkan tren positif, literasi keuangan syariah masih berada di bawah tingkat literasi keuangan nasional, sehingga diperlukan strategi penguatan yang lebih spesifik dan terarah untuk memperkecil kesenjangan tersebut.
Copyrights © 2026