Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang terstruktur dan kreatif dalam rangka menginternalisasikan nilai-nilai Al-Qur’an kepada anak usia dini di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Zawiyah Assa'diyyah, Ngetrep – Babat – Lamongan pada periode Februari – Maret 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 30 anak. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan Ngaji Subuh sebelum sekolah, Pondok Ramadan (praktik wudhu, praktik shalat berjamaah, dan buka puasa bersama), serta kegiatan Jumat Edukatif berupa pemutaran kisah nabi dan sahabat, kegiatan merangkum cerita, dan aktivitas mewarnai untuk melatih fokus belajar anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model experiential learning yang menekankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode pembelajaran kreatif mampu meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman praktik ibadah pada anak. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta mampu mempraktikkan wudhu dengan benar setelah mengikuti kegiatan praktik dan pendampingan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an yang dikemas secara terstruktur dan kreatif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan anak usia dini, khususnya dalam membentuk karakter religius dan meningkatkan fokus belajar. Oleh karena itu, direkomendasikan agar model pembelajaran ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di TPQ maupun lembaga pendidikan Islam lainnya, dengan pengembangan variasi metode kreatif yang lebih inovatif guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Copyrights © 2026