Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
Vol 13 No 2 (2026)

ANALISIS PEMBELAJARAN PENJAS DI SDN 013/VI TIGA ALUR KECAMATAN PANGKALAN JAMBU

Alya Ramadhani Fitri (Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi)
Wawan Junresti Daya (Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi)
Yusradinafi (Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
14 Apr 2026

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning methods at SDN 013/VI Tiga Alur, Pangkalan Jambu District. The research employed a descriptive qualitative approach involving the PJOK teacher, the principal, and students from grades IV–VI selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the dominant teaching methods used were demonstration, direct practice, and games. Students showed positive responses to the learning process, reflected in their active participation during activities. However, several challenges were identified, including limited sports facilities, restricted field space, and limited instructional time. Therefore, more varied and innovative teaching methods are needed to improve the effectiveness of PJOK learning. Keywords: Elementary School, Learning Methods, Physical Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN 013/VI Tiga Alur Kecamatan Pangkalan Jambu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru PJOK, kepala sekolah, dan siswa kelas IV–VI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang dominan digunakan adalah demonstrasi, praktik langsung, dan permainan. Respon siswa terhadap pembelajaran cukup baik dan ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan. Namun, pelaksanaan pembelajaran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, luas lapangan yang terbatas, serta alokasi waktu pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif agar pembelajaran PJOK dapat berjalan lebih efektif. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Pendidikan Jasmani, Sekolah Dasar

Copyrights © 2026