Latar Belakang: Rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun teks naratif dan kurangnya keterlibatan dalam pembelajaran menuntut penerapan strategi inovatif, seperti alat bantu visual berurutan yang terintegrasi dengan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi tersebut dalam meningkatkan kemampuan menulis teks naratif siswa kelas VIII SMPN 3 Kramatwatu. Metode: Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII C. Data dikumpulkan melalui tes menulis, observasi, wawancara, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 65 pada tahap awal menjadi 74 pada Siklus I dan 85 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar (KKM 75) meningkat dari 37,5% menjadi 56,25%, lalu mencapai 87,5%. Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, serta kemampuan dalam menyusun alur cerita dan penggunaan simple past tense. Kesimpulan: Alat bantu visual berurutan berbasis PBM efektif meningkatkan kemampuan menulis teks naratif. Media ini membantu pengembangan ide, pengorganisasian alur, dan kohesi teks, serta berpotensi diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan.
Copyrights © 2026