Stok karbon tanah (SKT) merupakan bagian penting dari siklus karbon global, sementara fosfor (P) unsur hara essensial bagi tanaman. Keberadaan SKT dan P pada sawah irigasi dan non-irigasi serta sifat yang memengaruhinya masih sedikit informasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan sifat fisiko-kimia terhadap SKT dan P-tersedia pada tanah sawah irigasi dan non-irigasi. Sebanyak 36 sampel tanah telah diambil dari 12 profil tanah dan setiap profil tanah terdiri dari 3 lapisan (0-20, 20-40 dan 40-60 cm). Hasil penelitian menunjukkan fraksi pasir dan debu tertinggi terdapat sawah non-irigasi masing-masing 37,31% dan 37,53%. Fraksi liat tertinggi ditemukan pada sawah irigasi sebesar 69,67%. Kelembapan tanah tertinggi sebesar 99% terdapat pada sawah irigasi dan non-irigasi. Suhu tanah tertinggi sebesar 34,9oC terdapat pada sawah non-irigasi. Bulk density tertinggi sebesar 1,66 g/cm³ terdapat pada sawah irigasi. Kadar air tanah tertinggi sebesar 37,31% juga ditemukan pada sawah non-irigasi, sedangkan pH tanah tertinggi dengan nilai 6,36 terdapat pada sawah irigasi. Kapasitas tukar kation dan salinitas tertinggi terdapat pada sawah irigasi dengan nilai masing-masing 33,05 me/100g dan 4,47 dS/m. Kadar C-organik, SKT, dan P-tersedia tertinggi terdapat pada sawah irigasi masing-masing 6,84%, 495,79 Mg C/ha dan 5,03 ppm. SKT dipengaruhi oleh salinitas, kapasitas tukar kation, C-organik, P-tersedia, sementara P dikendalikan oleh fraksi pasir, bulk density, salinitas, kapasitas tukar kation, dan C-organik.
Copyrights © 2026