Jurnal Agrium
Vol. 23 No. 1: March 2026

Dinamika stok karbon dan fosfor tanah sawah irigasi dan non-irigasi di Kabupaten Aceh Utara

Uswatun Hasanah (Program Studi Magister Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Jl. Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh 24355, Indonesia)
Khusrizal Khusrizal (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Jl. Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh 24355, Indonesia)
Yusra Yusra (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Jl. Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh 24355, Indonesia)
Nasruddin Nasruddin (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Jl. Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh 24355, Indonesia)
Halim Akbar (Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Jl. Cot Tengku Nie Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh 24355, Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Apr 2026

Abstract

Stok karbon tanah (SKT) merupakan bagian penting dari siklus karbon global, sementara fosfor (P) unsur hara essensial bagi tanaman. Keberadaan SKT dan P pada sawah irigasi dan non-irigasi serta sifat yang memengaruhinya masih sedikit informasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan sifat fisiko-kimia terhadap SKT dan P-tersedia pada tanah sawah irigasi dan non-irigasi. Sebanyak 36 sampel tanah telah diambil dari 12 profil tanah dan setiap profil tanah terdiri dari 3 lapisan (0-20, 20-40 dan 40-60 cm). Hasil penelitian menunjukkan fraksi pasir dan debu tertinggi terdapat sawah non-irigasi masing-masing 37,31% dan 37,53%. Fraksi liat tertinggi ditemukan pada sawah irigasi sebesar 69,67%. Kelembapan tanah tertinggi sebesar 99% terdapat pada sawah irigasi dan non-irigasi. Suhu tanah tertinggi sebesar 34,9oC terdapat pada sawah non-irigasi. Bulk density tertinggi sebesar 1,66 g/cm³ terdapat pada sawah irigasi. Kadar air tanah tertinggi sebesar 37,31% juga ditemukan pada sawah non-irigasi, sedangkan pH tanah tertinggi dengan nilai 6,36 terdapat pada sawah irigasi. Kapasitas tukar kation dan salinitas tertinggi terdapat pada sawah irigasi dengan nilai masing-masing 33,05 me/100g dan 4,47 dS/m. Kadar C-organik, SKT, dan P-tersedia tertinggi terdapat pada sawah irigasi masing-masing 6,84%, 495,79 Mg C/ha dan 5,03 ppm. SKT dipengaruhi oleh salinitas, kapasitas tukar kation, C-organik, P-tersedia, sementara P dikendalikan oleh fraksi pasir, bulk density, salinitas, kapasitas tukar kation, dan C-organik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrium

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results ...