Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green human capital dan dukungan teknologi terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan pada industri perhotelan di Jakarta, serta menguji peran kepemimpinan transformasional hijau sebagai variabel moderasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 220 karyawan hotel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green human capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan. Dukungan teknologi tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan. Sementara itu, kepemimpinan transformasional hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap implementasi akuntansi berkelanjutan, namun tidak memoderasi hubungan antara green human capital maupun dukungan teknologi dengan implementasi akuntansi berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan akuntansi berkelanjutan dalam industri perhotelan lebih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan peran kepemimpinan, dibandingkan oleh faktor teknologi semata. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen hotel untuk memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia hijau dan kepemimpinan berorientasi keberlanjutan dalam mendukung penerapan akuntansi berkelanjutan.
Copyrights © 2026