Kepatuhan minum obat adalah kunci utama dalam mengontrol hipertensi, namun seringkali sulit dicapai oleh pasien. Program home care melalui kunjungan rumah diharapkan mampu meningkatkan pengawasan dan motivasi pasien. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pelaksanaan program home care dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Tamalate, Kota Makassar. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional. Data dikumpulkan dari pasien hipertensi menggunakan kuesioner pelaksanaan home care dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden menerima home care kategori tinggi (92,8%) dan memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi (95,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara home care dengan kepatuhan pasien. Nilai Phi Cramer’s V sebesar 0,432 menunjukkan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang/cukup kuat. Kesimpulan: Pelaksanaan program home care berhubungan signifikan dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi. Kunjungan rumah terbukti berperan penting dalam meningkatkan disiplin pengobatan pasien.
Copyrights © 2026