Hipertensi adalah penyakit tidak menular penyebab utama kematian global, yang salah satunya dipicu oleh penuaan (penurunan elastisitas pembuluh darah). Selain obat, aktivitas fisik isometrik (latihan handgrip) dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis untuk menstabilkan tekanan darah.Tujuan: Mengetahui efek aktivitas fisik isometrik terhadap perubahan tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate, Makassar tahun 2026.Metode:Desain Kuantitatif quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test.Sampel: 139 responden yang dipilih melalui random sampling.Instrumen: Alat pegas handgrip, sfigmomanometer digital, dan lembar observasi.Analisis Data: Uji Paired T-Test atau Wilcoxon.Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan berusia 55–64 tahun. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan setelah intervensi (p-value = 0,000 < 0,05).Kesimpulan: Aktivitas fisik isometrik efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan untuk mengedukasi dan menerapkan latihan handgrip sebagai terapi komplementer
Copyrights © 2026