Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Selama Masa Pandemi Covid – 19 di RW. 05 Wilayah Kerja Puskesmas Barombang musaidah, musaidah; Mangemba, Dg.; Normalia, Normalia
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v5i2.207

Abstract

Faktor yang mempengaruhi gizi, pertumbuhan dan perkembangan anak usia balita, yaitu faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pandapatan dan tingkat pendidikan dengan status gizi balita pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah populasi 243 orang, sampel penelitian ini menggunakan tehnik random sampling sehingga di dapatkan hasil 38 responden, alat ukur penggukuran data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,010. Ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,009. Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan st atus gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,010. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan, pandapatan dan tingkat pendidikan dengan status gizi balita pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Saran : Hasil penelitian
Minat Keluarga Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi Covid 19 Asriadi Asriadi; Nurnaeni Nurnaeni; Normalia Normalia; Kiki Erika
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v10i4.1875

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya penyakit corona virus 2019 di seluruh dunia dan sampai bulan April 2020 telah menginfeksi lebih dari 210 negara, Penyebab infeksi virus Corona atau Covid-19 disebabkan oleh Coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernafasan. Minat keluarga dengan Pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah sewatu kebutuhan masyarakat kepada tingkat pelayanan dan tingkat kepuasan masyarakat yang dilayani. Oleh karenanya, merupakan suatu hal yang penting dalam pelayan kesehatan adalah mutu dari pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan minat keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dimasa pandemi Covid-19 di RT 01/RW 05 Kelurahan Mangasa Kota Makassar. Desain peneltian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 sampel yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian ini diperoleh dda hubungan minat keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dimasa pandemi covid 19 (p= 0,02 < α 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu semakin tinggi pengetahuan seseorang akan memperngaruhi minat seseorang dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan dimasa pandemic.
Faktor Yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Selama Masa Pandemi Covid – 19 di RW. 05 Wilayah Kerja Puskesmas Barombang Musaidah Musaidah; Dg. Mangemba; Normalia Normalia
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Delima Kesehatan Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.901 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v5i2.223

Abstract

Faktor yang mempengaruhi gizi, pertumbuhan dan perkembangan anak usia balita, yaitu faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pandapatan dan tingkat pendidikan dengan status gizi balita pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah populasi 243 orang, sampel penelitian ini menggunakan tehnik random sampling sehingga di dapatkan hasil 38 responden, alat ukur penggukuran data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,010. Ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,009. Ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan st atus gizi balita di masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong dengan nilai p value = 0,010. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan, pandapatan dan tingkat pendidikan dengan status gizi balita pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong. Saran : Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi bagi orang tua dalam mencegah kejadian status gizi buruk
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PERILAKU PREVENTIF CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI KELUARAHAN JONGAYA KOTA MAKASSAR musaidah musaidah; Rosdiana Syakur; Irma Andrianys; Normalia Normalia; Harlina Harlina
Jurnal Berita Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v15i1.78

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2(Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) merupaka salah satu kejadian yang mengancam kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi perhatian diseluruh dunia. Badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization) telah menetapkan pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian dunia internasional. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan tindakan preventif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Keluarahan Jongaya Kota Makassar. Desain penelitian menggunakan cross sectional study. Populasi 15.678 lalu digunakan rumus slovin untuk mendapat jumlah sampel minimal. 44 responden sebagai sampel. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan tindakan preventif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di keluarahan Jonyaya Kota Makassar dengan nilai p=0,000. Dan untuk nilai perlaku mendapatkan nilai p = 0,002. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku maskyarakat terhadap tingkat preventif masyarakat pada pencegahan covid-19.
The Effect of Boiling Papaya Leaves on Joint Pain Complaints in Older People with Rheumatoid Arthritis at the Pekkabata Public Healthcare Normalia, Normalia
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.3879

Abstract

Rheumatoid arthritis is an inflammatory illness characterized by the deterioration of joints and synovial lining, particularly in the hands, feet, and knees. There are both pharmacological and non-pharmacological treatments for rheumatoid arthritis. Decoction of papaya leaves is one of the non-pharmaceutical remedies for rheumatoid arthritis that reduces joint pain complaints. This study aimed to assess the effect of papaya leaf decoction on joint pain complaints in senior patients with rheumatoid arthritis at Pekkabata Health Center. This study utilized a quasi-experiment with a one-group Pre-post-test design technique. Purposive sampling was employed to collect data from a total of 10 individuals. Using the Paired T-Test statistic, the data were evaluated. The findings of the Paired T-Test with a p-value of 0.000 indicate that papaya leaf decoction affects joint pain complaints in older patients with rheumatoid arthritis at the Pekkabata Public Health Center. This study suggests that a papaya leaf decoction can be used as an alternative, non-pharmaceutical treatment for rheumatoid arthritis to help lessen joint pain complaints.
The Effect of Pursed Lips Breathing Technique (PLBT) Administration on Oxygen Saturation in COPD Patients in the Intensive Care Unit Normalia, Normalia; Andrianys, Irma; Asriadi, Asriadi; Mahyudin, Mahyudin
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i2.32590

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a lower respiratory tract disease that can decrease oxygen saturation. Although COPD is not contagious, it has a significant impact and can lead to death. One nursing intervention that can be done to address this issue is the implementation of Pursed Lips Breathing Technique (PLBT) to improve lung ventilation, which in turn increases oxygen saturation levels. Objective: To determine the effect of pre and post implementation of Pursed Lips Breathing Technique (PLBT) on oxygen saturation in COPD patients in the ICU of Bhayangkara Makassar Hospital. Method: This study utilized a quantitative research design with a quasi-experimental Design One Group Pretest-Posttest. The sample size consisted of 16 individuals, selected using purposive sampling technique. Data was collected using an observation sheet. Result: The analysis using the Wilcoxon test yielded a p-value of 0.000 < 0.05, indicating that the alternative hypothesis (Ha) was accepted. There is a significant effect of pre and post implementation of Pursed Lips Breathing Technique (PLBT) on oxygen saturation in COPD patients in the ICU of Bhayangkara Makassar Hospital. Conclusion: There is a significant effect of pre and post implementation of Pursed Lips Breathing Technique (PLBT) on oxygen saturation in COPD patients in the ICU of Bhayangkara Hospital Makassar.
Predictive Effects of Immunization and Low Birth Weight on Stunting in Rural Indonesia: A Case Study from Selayar Musaidah, Musaidah; Normalia, Normalia; Andi Irmayanti; Noyumala, Noyumala
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i8.7893

Abstract

Introduction: Stunting continues to be a significant public health challenge in Indonesia, especially in rural regions where access to integrated child health services is limited. This study presents a novel dual variable analysis focusing on two interrelated risk factors immunization status and low birth weight (LBW) which have rarely been examined simultaneously in a rural Indonesian setting. It aims to explore the association between immunization coverage and low birth weight (LBW) and their influence on stunting prevalence among children aged 37 to 72 months in the jurisdiction of the Polebunging Health Center, Selayar Regency. Methods: Employing a cross sectional design, data were collected from 51 children using anthropometric measurements, immunization records, and birth history documentation. The study used WHO growth standards interpreted through Indonesia’s operational framework (the Maternal and Child Health Book, or KIA Book) Results: Findings revealed that 11.8% of the children had incomplete immunization, while 9.8% had a history of LBW. Statistical analysis demonstrated significant associations between both risk factors and stunting (p < 0.05). Children with incomplete immunization were eight times more likely to be stunted, and those with LBW had twelve times higher odds of experiencing growth faltering. These results align with prior literature highlighting the importance of early preventive interventions in child development Conclusion: This study contributes localized, high resolution evidence on the predictive roles of immunization and LBW in rural child stunting, reinforcing the need for integrated maternal and child health strategies. While the sample size and non-random sampling limit generalizability, the findings offer actionable insights for targeted interventions in similar socio epidemiological contexts. Future longitudinal studies are recommended to validate causal relationships and inform scalable public health policies.
Location Based Service Technology in Mapping Tourism Potential with a Combination of AHP and Profile Matching Methods Hardita, Veny Cahya; Jayanti, Sherly; Normalia, Normalia
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v5i2.3329

Abstract

Background: Palangkaraya is a city that has a variety of natural beauty and culture. However, the tourism potential in this area is still not fully optimized and managed properly. One of the causes of this is the lack of ownership by the Government regarding the mapping of areas that have the potential to become tourist areas in Palangkaraya City. Therefore a system is needed that can assist the Government in mapping areas that have the potential to become tourist areas Objective: Develop a system that can be used to map areas that have the potential to become tourist areas. The information generated from the developed system is expected to assist the government and the private sector in increasing tourism in Palangkaraya City. Methods: The method used is the application of Location Based Service technology with a combination of Analytical Hierarchy Process and Profile Matching methods. Result: The system developed uses 10 criteria with 37 alternatives to produce information related to the sequence of tourism potential levels where the results of the sequence are then displayed on a map to provide an overview of the mapping of tourism potential areas. Conclusion: The system that has been created has succeeded in mapping areas that have tourism potential by applying LBS technology and a combination of AHP and Profile Matching methods. From this system it was found that blood with the alternative code A1 had the highest value, namely 4.295193, followed by A10 with a value of 4.156934 and so on. The test results were carried out by comparing the results of the system with the calculation results, it was found that the results were appropriate.
The Effect of Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in the ICU Room of Bhayangkara Hospital, Makassar: The Effect of Semi-Fowler Position on Oxygen Saturation in the ICU Room of Bhayangkara Hospital, Makassar Andrianys, Irma; Normalia, Normalia; Tasa, Hamzah; Rahanbinan, Lenora Diana
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.315

Abstract

Posisi semi Fowler merupakan salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sering digunakan untuk meningkatkan ekspansi paru dan memperbaiki oksigenasi pada pasien dengan gangguan pernapasan, khususnya pasien kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU). Gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen sering terjadi pada pasien ICU akibat kondisi penyakit, penurunan kesadaran, maupun keterbatasan fungsi paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semi Fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien yang dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengukuran saturasi oksigen dilakukan menggunakan pulse oximeter sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata saturasi oksigen sebelum intervensi adalah 90,13%, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 98,13%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian posisi semi Fowler. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian posisi semi Fowler berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien kritis di ruang ICU RS Bhayangkara Makassar. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan sederhana, aman, dan efektif dalam meningkatkan oksigenasi pasien ICU.
Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Berbasis Home Care Terhadap Penyembuhan Luka Pada Klien Ulkus Diabetik Normalia, Normalia; Ismail, Ismail; Musaidah, Musaidah; Palembai, Asnaeni; Andrianys, Irma
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.317

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang membutuhkan penatalaksanaan luka yang tepat untuk mencegah infeksi, amputasi, dan mempercepat penyembuhan. Modern dressing dengan prinsip Moist Wound Healing (MWH) dapat mempertahankan kelembapan luka sehingga mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi trauma saat pergantian balutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perawatan luka modern dressing dengan metode MWH berbasis home care terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 10 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan perawatan modern dressing berbasis home care selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol diberikan perawatan konvensional menggunakan kasa steril dan NaCl 0,9%. Penilaian luka menggunakan PUSH Tool 3.0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhan luka yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,001 dan rata-rata skor penyembuhan sebesar 22,647. Kesimpulan: Metode modern dressing dengan Moist Wound Healing berbasis home care efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetik dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi perawatan pada pelayanan komunitas dan home care.